Jumat, 23 Februari 2018

Jokowi anti Subsidi ?




Ada nitizen yang bertanya kepada saya bahwa mengapa Jokowi anti subsidi?  Sebelum saya jawab pertanyaan itu maka lebih dulu saya ingin meluruskan pemahaman tentang subsidi. Bahwa subsidi itu adalah instrument kebijakan negara untuk membantu rumah tangga dalam melaksanakan proses produksi, dengan tujuan melindungi dari kompetisi pasar.  Jadi tidak ada istilah subsidi untuk konsumsi. Kalau sampai subsidi untuk konsumsi maka itu dalam istilah ekonomi kebijakan distorsi pasar, yang dalam jangka panjang berdampak jatuhnya kompetisi ditengah masyarakat. Kebijakan masa lalu kebijakan subsidi bukan lah kebijakan ekonomi tetapi kebijakan politik. Tujuanya adalah memanifulasi harga dan menipu pertumbuhan. Mengapa ? karena negara di kelola dengan managemenet ilusi melalui pendekatan populis. 

Nah sekarang kembali kepada Era Jokowi. Apakah Jokowi anti subsidi? Saya jawab dengan tegas. Bahwa Jokowi tidak anti subsidi. Bagaimana mungkin dia anti subsidi? Wong dia lahir dari partai marhaen, yang pro rakyat miskin. Namun susbidi itu diterapkan sesuai dengan tujuan ekonomi, bukan politik populis. Kebijakan Subsidi ala jokowi itu lebih tepatnya adalah stimulus ekonomi. Mengapa stimulus? karena sistem pertumbuhan yang ada telah membuat sebagian anggota masyarakat di perkirakan 27 juta orang tidak bisa terlibat didalamnya. Karena faktor ekonomi Rumah tangga yang belum semuanya bisa menjangkau akses barang dan jasa. Pada waktu bersamaan pemerintah perlu meningkatkan ekonomi Rumah tangga agar terjadi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan secara berkeadilan. Untuk itulah subsidi diberikan, untuk memastikan negara hadir.

Bagaimana implementasinya  ? mari kita lihat APBN 2017, alokasi subsidi dianggarkan sebesar Rp 160 triliun. Subsidi itu terdiri dari subsidi energi Rp 77,3 triliun dan subsidi non energi sebesar Rp 82,7 triliun. Nah perhatikan, alokasi subsidi jauh lebih besar dibandingkan SBY.  Bahkan 50% dari anggaran infrastruktur.

Subsidi Energi.
Subsidi ini mencapai Rp 77,3 triliun. Dana ini tidak diberikan dalam bentuk manipulasi harga secara umum. Tapi diberikan secara selektif melalui data dengan metode langsung kesasaran secara tertutup. Targetnya adalah BBM untuk sektor produksi seperti nelayan, daerah pinggiran yang ongkos logistiknya mahal seperti Papua dan industri yang padat karya. Dan lagi yang disubsidi adalah jenis BBM Biodisel yang berdampak langsung terhadap downstream CPO agar kebijakan pengolahan CPO dapat terjadi meluas. Dan minyak tanah yang memang hanya dikonsumsi oleh rakyat miskin dan LPG ukuran 3 KG untuk rakyat miskin. Juga memberikan subsidi Listrik untuk rakyat yang punya daya lisrik 450 wat.

Subsidi Non Energi
Subsidi non energi sebesar Rp 82,7 triliun. Dana ini digunakan untuk ketahanan pangan sebesar Rp 19,7 triliun. Karena tanpa subsidi maka petani yang bertahun tahun terpuruk tidak bisa bersaing dengan pemodal. Makanya tanpa merusak mekanisme pasar pemerintah memberikan subsidi pupuk Rp 31,1 triliun, subsidi benih Rp 1,2 triliun. Apa hasilnya? Bukan dibuang percuma tapi dana itu akan meningkatkan produktifitas pertani. Jadi targetnya bukan konsumsi tapi produktifitas. Dari produktifitas inilah dimasa depan akan menjamin pertumbuhan berkelanjutan yang berkeadilan. 

Agar rakyat bisa mandiri dan terangkat ekonominya maka Jokowi memberikan subsidi bunga kredit Rp 15,9 triliun, dan subsidi pajak Rp 10,3 triliun. BIla rakyat mandiri maka mereka tentu bisa mengongkosi dirinya sendiri dalam mengkases barang dan jasa. Agar BUMN tidak dirugikan dalam menjual jasanya maka pemerintah memberikan susbidi jasa dalam bentuk Public service obligation sebesar Rp.4,3 triliun. Tujuannya agar BUMN tidak rugi sehingga punya akses ke dunia perbankan untuk ekspansi bisnis yang sesuai kebutuhan rakyat yang terus meningkat

Apakah program subsidi ini berhasil mengangkat kemandirian? berhasil. Dari tahun ketahun besaran subsidi era jokowi terus menurun. Contoh bila dibandingkan APBN-P 2016, alokasi subsidi tahun 2017 mengalami penurunan Rp 17,6 triliun, dari Rp 177,6 triliun menjadi Rp 160 triliun.  Mengapa? subsidi itu berkorelasi dengan turunnya angka kemiskinan. Akibatnya dalam jangka panjang subsidi ini akan nol karena semua rakyat sudah mampu berproduksi tanpa harus dibantu lagi.

OK. Banyak pihak menuduh JOKOWI jor-joran membangun insfrastruktur tanpa memperhatikan kepentingan rakyat banyak. Harap dicatat bahwa alokasi anggaran untuk APBN tetap menjaga keseimbangan kebutuhan anggara lainnya khususnya bidang pendidikan dan sosial. Bahkan anggara pendidik dan sosial meningkat lebih besar daripada anggaran Infrastruktur. Menurut proyeksi PWC Indonesia, prosentase anggaran infrastruktur pada APBN 2017 berkisar 19% dari total anggaran yang harus disediakan untuk mencapai tingkat pertumbuhan tahunan gabungan/Compound Annual Growth Rate (CAGR) investasi sektor infrastruktur periode 2014-2019 sebesar  9,5%.

Padahal anggaran subsidi itu kalau dia pakai untuk bangun ifnrastruktur maka jalan Toll Trans Java dan Sumtera, Sulawesi, tidak perlu investor asing atau swasta. Apa artinya ? Jokowi korbankan alokasi anggaran infrastruktur di APBN demi rakyat miskin yang harus ditolong. Mengapa ? APBN itu milik rakyat. Makanya Jokowi pontang panting cari uang di luar APBN agar infrastruktur terbangun. Dan kita masih juga tidak bisa berterimakasih…

***
Sumber : BUKU JALAN SEPI. 
Untuk pesanan hubungi WA 081212199662



Minggu, 11 Februari 2018

Passion Cinta



Ada cerita di China. Seorang yang sudah di vonis mati karena terjangkit kanker stadium 4. Dia datang ke tabib dengan keadaan putus asa. Setelah cerita soal penyakitnya, sang tabib berkata “ Panyakit akan segera sembuh dalam 30 hari. Tetapi ada syaratnya ? 
“ Apa syaratnya ?
“ Kamu harus memaafkan semua orang yang pernah zolim kepada kamu. Apakah kamu bersedia ?
“ Walau sulit , tetapi akan saya lakukan demi kesembuhan saya.”
“ Kedua, kamu harus minum air dalam botol ini selama 30 hari. Minum sesendok saja. “ 
“ Baik.”
“ Lakukan itu. Nanti setelah 30 hari datang kemari. Kita buktikan omongan saya.”

Setelah itu, dia mulai berbuat baik kepada siapa saja termasuk kepada orang yang menzoliminya. Dia datangi orang yang menipunya dengan membawa sup ayam hangat. Kepada istri yang bawel , dia perbanyak senyum cerah. Kepada tetangga yang selalu buat dia kesel , dia maafkan dengan memberikan makanan yang lezat. Apa yang terjadi ? sikapnya itu membuat orang terheran heran. Dan dia mendapatkan simpatik yang sama atas sikapnya yang ramah itu. Diapun merasakan hidup sangat bahagia dan lapang setelah dia berdamai dengan kenyataan, terutama bisa memaafkan musuhnya.

Tanpa terasa 30 hari berlalu, badannya terasa bugar. Diapun memeriksa diri ke dokter. Hasilnya kanker stadium 4 dinyatakan negatif. Diapun bebas dari penyakit kanker. Dengan perasaan bahagia, dia mendatangi tabib itu. 
“ Dokter telah mengatakan bahwa kanker saya sudah sembuh. Terimakasih.”
“ ya sama sama. “
“ boleh tanya ?
“ Silahkan ?
“ Apakah obat yang anda berikan itu ?
“ Itu bukan obat. Itu hanya air yang saya ambil dari gentong. “
“ Oh ajaib sekali bisa menyembuhkan penyakit saya “
“ Bukan air putih yang menyembuhkan dirimu tapi karena pertama, kamu percaya terhadap saya bahwa penyakit itu bisa disembuhkan. Itu energi besar membuat cahaya pikiran menyala. Kedua, kamu mendapatkan tambahan energi positip ketika kamu berbuat baik dan semakin besar energi itu ketika orang yang tadinya kamu benci juga merasakan bahagia ketika kamu memaafkannya. Jadi energi yang ada pada dirimu sendiri yang menyembuhkan. Saya hanya memberikan motivasi agar cahaya tadinya redub kembali menyala terang. Saat itulah kesembuhan datang”

Sebetulnya tubuh kita itu dalam dimensi llmu fisika seperti hologram yang terdiri dari rangkai mikrokosmos ( DNA , Sel ) yang bergerak saling tarik menarik akibat adanya energi positip dan negatif. Sumber energi itu ada pada pikiran kita. Apabila pikiran kita lemah akibat tidak seimbangnya positip dan negatif maka energi itu akan redup, maka sistem mikrokosmos jadi kacau dan lambat laun jadi error. Saat itulah raga kita jadi lemah. Biasanya penyakit datang dan kematian datang sebagai sebuah sunnatulah. Inti dari kehidupan bukanlah raga kita tapi pikiran kita. Pikiran itu dipengaruhi atas konsepsi kita terhadap materi dan Tuhan mentunaikannya sesuai pikiran kita. Artinya bila konsepsi kita buruk maka Tuhan akan tunaikan itu jadi buruk. Begitupula sebaliknya.

Mengapa begitu ? karena Tuhan itu Maha Adil. Perhatikan ketika Setan dinyatakan laknat Allah karena tidak mau sujud kepada Adam, Allah setuju atas permintaan setan untuk menyesatkan bani Adam. Kok lucu ? bukan lucu. itu sudah by design oleh Tuhan. Dalam diri manusia ada pikiran ( akal dan hati ) yang punya prinsip kebebasan berkehendak. Tentu bebas menentukan pilihan. Salah satu sifat Tuhan itu adalah Maha berkehendak. Dan sifat itu diberikan kepada manusia. Mau baik atau jahat, itu fitrah manusia. Tetapi karena sifat maha adil Tuhan itu, maka Tuhan pun memberikan salah satu sifatnya kepada manusia yaitu CINTA. Selagi dalam diri manusia masih ada cinta maka walau dia punya sifat free will namun akan condong kepada kebaikan. Karena pinsip cinta itu adalah berkorban dan memberi.

Makanya jangan lihat manusia dari agamanya, tapi perhatikan apakah ada cinta pada dirinya ? kalau semua perbuatannya atas dasar pamrih maka dia sedang melaksanakan prinsip free will nya. Itu sangat renta berbuat jahat. Contoh pendeta atau Dai yang dibayar mahal atau kemaruk uang kotbah maka itu jelas lebih besar niat buruknya.. Tapi kalau perbuatannya dengan passion cinta yang tinggi maka itu dasarnya adalah Tuhan dan pasti kebenaran, kebaikan dan keadilan yang dia lakukan. Energi positip dalam dirinya bercahaya dan akan terpancar pada orang sekitarnya dalam cahaya kesejukan dan kedamaian. Makanya Jokowi yang bukan siapa siapa bisa merebut hati orang banyak bahkan dunia, karena dia punya passion cinta.

Jadi apa yang kita simpulkan dari uraian tersebut diatas ? Ketika ada orang baik penuh cinta dan ikhlas berkorban kepada sesama, pemaaf, penyabar, santun maka saat itulah Tuhan membanggakan diriNYA kepada makhluk lain seperti Malaikat dan Setan. Ketika ada orang hidup tanpa cinta, gampang paranoid, demo, amarah, maka saat itulah Tuhan berkata, ‘ mereka bukan manusia yang aku maksudkan. Mereka tak ubahnya dengan hewan. Karena bego. Makhluk bernama manusia yang Aku maksudkan adalah mereka yang menggunakan akalnya. Didalam akal itulah Aku ada. ! didalam cinta itulah aku me-manifestasikan diriKu.


Makanya orang yang punya passion cinta itu sangat kuat ..sangat kuat. Hidupnya lapang dan rezeki mudah, dan tubuhnya sehat lahir batin.

Kamis, 08 Februari 2018

Jujurlah secara intelek


Anakku, aku tidak akan memuji situkang kayu itu yang kini jadi Presiden. Karena dia tidak butuh pujian atas segala yang dia lakukan. Baginya itu semua adalah amanah UU yang dia harus laksanakan. Aku hanya ingin mengingatkan kamu agar kamu jadi orang terpelajar yang intelek. Ketahuilah sayang, ketika Jokowi awal berkuasa, koefisien Gini terus meningkat dari 30 poin pada tahun 2000 menjadi 41 pada tahun 2014, yang merupakan rekor tertinggi. Koefisien Gini Indonesia saat itu sama seperti Uganda dan Pantai Gading, serta lebih buruk dari India. Sementara mengacu data Credit Suisse, 1 persen orang terkaya di Indonesia menghimpun separuh total aset negara ini.

Anakku, kamu tahu sayang, petani yang merupakan mayoritas rakyat indonesia semakin terpuruk selama 10 tahun SBY berkuasa. Dengan ditandai nilai tukar petani turun 0,92. Janji akan membagikan tanah kepada petani 9 juta hektar hanya ada dalam rencana tanpa direalisasikan. Pembakaran hutan terus terjadi untuk kebun besar juragan kaya. Oh di Era SBY harga sembilan bahan pokok terjamin. Tetapi tahukah kamu, karena itu negara kehilangan uang Rp 3000 triliun untuk subsidi BBM. Dan karena itu semua rencana hebat SBY dalam pembangunan hanya menghasilkan tumpukan kertas saja.

Sementara ketika Jokowi berkuasa, kas kosong. SBY mewariskan utang kepada Jokowi, diperkirakan setiap hari Indonesia harus bayar bunga utang sebesar Rp. 300 miliar atau setiap jamnya sebesar Rp. 13 miliar, atau setiap detik jantung berdetak negara harus bayar bunga sebesar Rp. 220 juta. Ini tidak termasuk cicilan yang harus dibayar. Sementara kemampuan membayar pada tahun 2014 tida ada lagi. Anggran minus setelah di potong belanja. Di samping itu angka pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) mencapai 1,49 % per tahun. Setiap tahunnya penduduk Indonesia bertambah 4 hingga 5 juta jiwa. Itu berarti setiap hari lahir 10.000 bayi atau setiap detik jantung berdetak lahir 7 bayi Indonesia.

Jokowi sadar bahwa keadaan ini bagaikan bomb waktu yang kalau tidak segera diselesaikan bisa berdampak kepada chaos sosial. karena sangat mudah di provokasi oleh petualang politik untuk merebut kekuasaan. Tetapi apakah Jokowi pernah menyalahkan pemerintah SBY ketika kalian berkeluh kesah atas karya nyatanya. Padahal SBY berkuasa di back up oleh partai Islam seperti PKS, PKB, PPP, PAN. Kemana saja mereka itu. Mengapa kalian tidak bertanya kepada partai islam itu? Dan kini sebagian partai islam memprovokasi kalian bahwa mereka pembela orang miskin. Apakah mereka lupa bahwa suka tidak suka mereka ikut bertanggung jawab mengakibatkan rasio GINI melebar.

Sebetulnya Jokowi bisa saja menerima APBN 2014 tanpa harus di koreksi. Artinya jalankan saja kebijakan yang ada. Toh kekuasaan di Indonesia bukan hanya bergantung kepada seorang presiden tetapi juga legisltatif dan Yudikatif. Dan lagi Jokowi bukanlah elite partai yang tidak harus menanggung resiko politik atas kegagalannya dalam memimpin negara. Apalagi dia terpilih secara langsung oleh rakyat. Tentu sebaiknya dia teruskan saja program populis SBY dengan memberikan subsidi BBM agar harga bahan pokok stabil dan tetap mempertahankan anggaran yang berat di ongkos agar uang terus mengalir untuk memicu konsumsi domestik. Tetapi Jokowi mengambil resiko dengan mengubah APBN. Mengapa ? agar ledakan penduduk dan beban utang bisa diatasi segera mungkin sebelum semua sudah terlambat seperti venezuela.

Memang kalau sampai sekarang masih terasa dampak yang tidak membuat kita nyaman atas kebijakan Jokowi, itu disebabkan dampak obat penyembuhan ekonomi yang sedang berlangsung, yang tak mungkin kesalahan puluhan tahun dapat disembuhkan dalam waktu 5 tahun Jokowi berkuasa. Tetapi proses penyebuhan itu telah terjadi. KIta tidak sampai jadi negara gagal seperti Venezuela. Index ekonomi tadinya di Era SBY merah kini sudah positip semua. Investasi terus mengalir agar negara dapat membayar hutang kesalahan masalalu, dan mendapatkan pajak untuk mengongkosi subsidi pendidikan agar kamu nyaman kuliah dan bila tamat bisa bekerja tanpa harus jadi beban sosial negara.

Tahukah, Nak, Jokowi sangat mencintai rakyatnya terutama mereka yang miskin namun negara tidak punya uang tanpa ada orang kaya berbagi lewat pajak. Memanjakan orang kaya itu nak, agar orang miskin bisa di urus. Bijaklah. Kamu tidak perlu berterimakasih kepada Jokowi kalau tidak mau. Tetapi berterimakasihlah kepada para insinyur. Mereka adala kakak kamu. Mereka bekerja siang malam menembus belantara hutan Papua agar saudara kita di Papua mendapatkan keadilan. Yang bekerja keras membangun jalan toll di sumatera agar keadilan ekonomi dirasakan pula oleh orang sumatera. Negara ini hebat karena rakyatnya hebat dan pemimpin bukan hanya bisa beretorika dan buat rencana, tapi karya nyata. Jangan sampai kelak kamu jadi kaum terpelajar tapi engga intelek. Jangan ya sayang

Sumber : Jalan Sepi.
Order : WA 081212199662
atau 089686872425


Kamis, 01 Februari 2018

Virtual Country...


Ketika Nabi Muhammad SAW meninggal, tak banyak sahabat yang mendampingi beliau, Karena semua sibuk negosiasi proses suksesi setelah beliau wafat. Apa pasal ? karena semasa beliau hidup tidak ada SOP tentang bagimana proses suksesi itu. Jangankan SOP , bentuk negara aja tidak ada blue print nya. Padahal ketika itu sudah ada kekuasaan bernama negara seperti Kerajaan Kristiani di Yarusalem dan Sasania di Persia. Padahal kalaulah beliau inginkan kekuasaan itu seperti Dinasti islam seperti Turki Ustmani, Abassiah, tentulah putri beliau sebagai penerus beliau atau mantunya Ali Bin Abitalib yang juga sepupunya. Karena tidak ada platform sistem kekuasaan yang diwarisi, makanya musyarawarah diatara sahabat untuk melahirkan konsesus, Proses suksesi ditentukan diantara sahabatnya, dengan mengabaikan keluarganya.

Di Financial club Hong kong saya bertemu dengan sahabat wanita. Usianya sebaya saya. Cantik dan sangat terpelajar sebagai banker. Ibunya Jawa solo dan ayahnya Jerman. “ Jel, kamu tahu, kehebatan ajaran islam itu adalah ajaran khilafah. Mengapa ? dalam islam setiap orang adalah khalifah, mereka pemimpin atas dirinya sendiri. Mereka memimpin kehidupan ini bersama Tuhan. Itulah kekuatan yang sangat dahsyat dalam dimensi ruang waktu , di zaman apapun. Nilai spiritual yang spektakuler ketika Muhammad wafat adalah lahirnya negara virtual yang akan mengubah peradaban lebih baik yang berlandaskan bahasa Tuhan, rahmat bagi semua.

Yang membuat keyakinan bahwa Muhammad adalah utusan Tuhan adalah konsep negara virtual itu. Perhatikan Firman Allah dalam Al Quran, pada Al-Hujurat (49): 11 dan 13. Ada lagi pada Al-Anbiya' [2l]: 92, dan Al-Mu'minun [23]: 52). Perhatikan narasi berikut “ Wahai seluruh manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang lelaki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

“Janganlah satu qaum (kumpulan lelaki) mengejek qaum (kumpulan lelaki) yang lain. Jangan pula (kumpulan perempuan) mengejek (kumpulan) perempuan yang lain, karena boleh jadi mereka (yang diejek) lebih baik daripada mereka (yang mengejek) . Mengapa ? Karena Allah berfirman "Sesungguhnya umatmu ini adalah umat yang satu" Indah sekali pesan Tuhan itu. Kalaulah islam itu disekat dengan dalil agama dalam ujud real struktur negara maka pesan cinta Tuhan itu akan hilang. Tidak ada lagi cahaya Islam sebagai penyampai pesan cinta dan kasih sayang Tuhan. Tidak ada lagi.

Apabila masih ada umat islam tidak paham ini maka perhatikanlah “ “Tak ada paksaan dalam agama,” begitu firman Allah dalam Al-Baqarah: 256. Jadi mereka yang ingin memaksakan berdirinya negara islam, justru mereka menentang Al Quran itu sendiri.

“ Yahudi dalam konteks zeonisme sudah lama membangun negara seperti itu, Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, berbagai bidang strategis harus mereka kuasai dan tidak memberikan peluang kepada selain kami. Mereka menguasai dunia informasi karena dibutuhkan satu global system untuk alat propaganda jangka panjang dan massive. Mereka menguasai seluruh lembaga keuangan dunia, karena dengan menguasai perekonomian global, roda kehidupan suatu bangsa lebih mudah mereka kontrol, dan sekaligus membuka jalan menuju cita-cita kembali ke tanah yang dijanjikan.

Tujuan mereka hanyalah mendirikan satu pemerintahan yang secara tersembunyi mampu mengatur dunia baru. Mereka tidak perlu menguasai jabatan negara secara formal, tetapi mampu menempatkan orang mereka dalam jajaran pengambil keputusan agar melaksanakan rencana-rencana mereka. Di suatu negara, presidennya dapat siapa saja , tetapi jiwa pemerintahan, struktur budaya, serta perekonomiannya harus tunduk dan diperbudak oleh sistem mereka. Tetap berjalannya waktu ,mereka memang berhasil. Tapi hanya berhasil menguasai pemimpin dan elite negara dikawasan itu. Hasilnya hanyalah paradox. Sangat menyedihkan. “

Saya masih setia menyimak.

Kini, kamu tahu dear, hakikat khilafah itu adalah khalifah, itu ada di sini " katanya menunjuk kejantungnya " ia bukan struktur negara dengan simbol buatan manusia. Bukan. Namun nilainya membuat kedamaian dimuka bumi. Apapun model pemerintahan. Itulah Virtual negara islam. Ia itu telah eksis. Sebuah negara yang tak punya territory khusus namun dia terbentang dilima benua. Mereka berbeda dalam rupa maupun kulit. Mereka berbeda dalam banyak hal menyangkut sosekbudpol. Dari perbedaan itu mereka tertip walau tidak ada pemimpin tunggal seperti katholik dengan Vatican nya. Tidak ada menteri maupun parlemen dalam negara itu. Tidak ada panglima Militer. Tidak ada APBN.

Diantara komunitas di lima benua itu terstruktur satu bangunan yang sangat kokoh. Mereka melangkah kearah yang sama. Setiap tahun populasinya terus bertambah dan bertambah. Mereka hidden power. Kalau ingin melihat bagaimana khilafah itu, maka lihatlah puncak ritual Haji di Arafah. Jutaan orang datang dari seluruh penjuru dunia tanpa ada kekuasaan atau sumber daya yang menggerakan. Itulah mereka, itulah kekuasaan bersama Tuhan.

Bahkan kalau bisa dikatakan apa yang telah zeonisme capai tidak ada artinya dengan negara Islam virtual itu. Padahal zeonisme menggunakan segala kepintaran dan kekuatan dana maupun militer untuk mencapai seperti itu. Program globalisasi, liberalisasi, demokratisasi dan lain sebagainya sengaja kami plesetkan agar merusak arah dari negara itu. Tapi tidak pernah berhasil membelokan aqidah mereka bersama Tuhan. Bahkan, globalisasi dimaknai negara islam virtual itu sebagai program internationalisasi mereka menguasai lima benua, liberalisasi dimaknai mereka sebagai kebebasan terstruktur mencapai tujuan secara efektif. Demokratisasi dimaknai mereka sebagai wahana kebersamaan mencapai tujuan bersama. Setiap upaya kami untuk memecah mereka justru membuat mereka semakin bersatu.”

Saya tetap menyimak.

CIA melalui operasi inteligent memunculkan Syeikh Taqiyuddin An-Nabhani, seorang ulama alumni Al-Azhar Mesir dan pernah menjadi hakim di Mahkamah Syariah di Palestina, yang kemudian pada tahun 1953 di Al-Quds, mendirikan Hizbut Tahrir. Tujuannya agar merusak kekuatan negara virtual islam ini. Mengapa ? AS tidak ingin ada kekuatan virtual islam dalam nerasi Arafah yang disenandungkan oleh semua pejiarah haji yang hanya mengagungkan Allah: satu tanpa dipersekutukan. Sementara AS sedang membangun narasi kekuasan dibawah kerajaan di timur tengah untuk melanggengkan hegemoninya atas tanah arab. Yang paling AS takutkan adalah munculnya hidden power dari virtual country menguasai Arab yang tentu akan mengutamakan keadilan bagi semua.

Sampai kini upaya CIA yang terhubung dengan jaringan yang rumit HT diseluruh dunia itu tidak pernah berhasil. Karena penguasa tunggal dari Virtual country islam itu adalah Allah. Mana ada manusia bisa menjatuhkannya.

Kalau kamu ingin tahu,dear bagaimana manifestasi Virtual Country islam itu sebenarnya. Maka lihatlah indonesia. Itu contoh konkrit.Pancasila adalah code pesan Tuhan bagaimana cara memanifestasikan kehadiran Tuhan dalam kehidupan, berbangsa dan bernegara. Bacalah pembukaan UUD 45. Itu jelas sekali pesan cinta Tuhan tentang negara islam dalam bentuk virtual di dirikan. Makanya berkali kali indonesia dilanda krisis politik, selalu baik baik saja, karena Tuhan yang menjaga mereka…Makanya kalau ada orang ingin mendirikan negara islam atau khilafah dalam narasi Al Quran dan Hadith , sebetulnya mereka berperang dengan Tuhan, dan mereka ingin kudeta Tuhan. Tak akan pernah berhasil….

Saya tersenyum. “ Kapan pulang ke Indonesia ? Kata saya. 
“ Aku kangen indonesia..kangen sekali. Nanti kalau pensiun, aku pasti pulang.”
“ Ingatlah loh , presiden kita sekarang, lahir dari keluarga sama dengan ibu kamu, wanita solo…” 

“ Ya wanita jawa yang tahu arti berkorban dan mencintai , untuk pria…”

Kasus Novel Baswedan?

Belakangan ini terutama beberapa hari ini banyak sekali beredar opini seputar kasus NB. Saya tidak mau menanggapinya. Karena itu pendapat...